Tampilkan postingan dengan label Metopen Kuantitatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metopen Kuantitatif. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Januari 2011

Pertemuan 3


Proposal penelitian
1.      Dikupas dulu dependent variable dan keterkaitan dua variable
2.      Permasalahan dirumuskan dengan kata-kata jelas dan tegas tidak boleh ambigu, biasanya terkait dengan pertanyaan
3.      Harus dapat diukur
4.      Permasalahan abtudate
5.      Hipotesa, hipotesa 1 arah dan dua arah, hipotesa negative dan positive
Merencanakan atau mengajukan usulan penelitian harus terdiri dari unsure-unsur :
1.      Pertanyaan atau permasalahan
è Focus arah dan tujuan penelitian
2.      Hipotesis
Cirri-ciri hipotesis yang baik :
1.      Reasonable (masuk akal)
2.      Konsisten dengan teori
3.      Dinyatakan dengan sedemikian rupa sehingga dapat diuji
4.      Dinyatakan dengan istilah sederhana
Konsep (concept)
·         Awal daei variable (sebatas definisi)
·         Adalah ekspesi dan abstraksi yang dibentuk dari generilisasi sesuatu yang khusus
·         Contoh concept : achievement (prestasi) : sesuatu yang abstrak yang diperoleh dari pengematan perilaku
Konstrak (construct)
·         Adalah konsep yang telah diformulasikan sehingga dapart digunakan untuk tujuan ilmiah, digunakan dalam skema teoritikal juga dapat dari observasi dan diukur
·         Dapat diukur/ skema teori, cari cara mengukur intelegensi
Variable
·         Adalah cirri-ciri atau yang dimiliki sesuaru dan memiliki nilai karateristik
·         Variabel yang hanya mamiliki 2 nilai : variable dikotomis atau binary variable. Contoh : benar, salah (variable kualitatif)
·         Kategori lain tidak bisa dirangking adalah polytomies, contoh pilihan agama
Kuantitatif
·         Surve
·         Kolerasional : hubungan
·         Comperative : perbandingan
·         Eksperimen : intervensi
Jenis-jenis variable :
·         Independent variable (variable bebas)
·         Dependent variable (variable tergantung)
·         Active variable = independent variable
·         Variable kategori
Independent variable = variable x
Variable yang berpengaruh terhadap variable y (dependent variable) menjadi penyebab atau antecedent
Dependent variable = variable y
Output dari variable independent
Active variable
Experiment →  variable bebas →   mengubah perilaku →     perubahan prilaku
                          Aktif variable        atribut variable
                          Inventasi                dependent variable
                          Perlakuan/             (pasif)
                          Treatment
x → y (harus ada perubahan)
ciontinus variable
→ variable yang dirangking
Variable laten
→tidak bisa diobservasi/yang abstrak
→ contoh
                                                        Rajun bertanya
                 Motivasi                         tepat waktu                  V. Observ
                 V. Laten                         Rajin membaca

Variable Observ
Digunakan untuk mengidentifikasi variable laten yang abstrak, bisa dilihat/diamati.
Contoh.
                                                        Kehadiran
Kepuasan kerja                              
                                                        Jumlah pekerjaan yang dihasilkan

Rabu, 12 Januari 2011

Pendekatan ilmiah


Science adalah cara sistematik dan control terhadap commons sense
Perbedaan dengan commons sense :
1.      Science menggunakan skema konseptual dan struktur teori
2.      Science secara sistematik dan empiric menguji teori dan hipotesis
3.      Science mengendalikan factor-faktor eksternal yang mungkin berpengaruh pada hasil penelitian
4.      Science tidak akan menguji penjelasan yang tidak dapat di uji
Tujuan science :
1.      Mengembangkan teori dan menjelaskan fenomena alamiah
2.      Memahami dan mengembangkan prediksi
Cirri-ciri penelitian ilmiah :
1.      Sistematik
2.      Control
3.      Empiric
4.      Penggalian kritis fenomena alamiah
5.      Teori
Proses penelitian ilmiah dipandu oleh teori dan hipotesis tentang asumsi hubungan antar fenomena.
Pradikma umum penggalian (inquiry) dewey (1991) pendekatan ilmiah terdiri :
1.      Permasalahan (problem) memformulasikan permasalahan penelitian atau pertanyaan penelitian yang harus dipecahkan.
2.      Hipotesis merupakan formulasi antara fenomena atau variable-variable tentang hubungan antara fenomena atau variable-variabel.
3.      Reasoning peneliti menyimpulkan konsekuensi hipotesis. Dapat menghasilkan permasalahan yang lebih signifikan dan memberikan gagasan tetang bagaimana hipotesis dapat diuji dalam kondisi yang observable.
4.      Observasi, test, eksperimen (tools) merupakan alat konteksi data dan fase analisis. Hasil penelitian terkait dengan kembali dengan permasalahan.
Spectrum penelitian ilmiah

















Nb. Merah proposal penelitian

Dua pendekatan kuantitatif dan kualitatif
·         Rancangan penelitian kuantitatif
Ø  Survey
Ø  Korelasional
Ø  Komparasional
Ø  Eksperimental (penelitian dengan intervensi)
·         Rancangan penelitian kualitatif
Ø  Ground theory
Ø  Etnografik
Ø  Naratif
Ø  Metode campuran
Ø  Tindakan (action research)
Ø  Case study
Sumber permasalahan dapat diperoleh dari :
·         Instansi atau masyarakat
·         Perkembangan atau kemajuan teknologi
·         Pengalaman pribadi
·         Membaca mengikuti diskusi dan seminar
·         Pengamatan
Karateristik theory
·         Definisi dan konstruk yang saling berinteraksi
·         Secara interelasi atara serangkaian variable
·         Menjelaskan venomena

Selasa, 11 Januari 2011

Permasalahan masyarakat dan penelitian


Masalah adalah suatu kesenjangan yang terjadi antara teori dan realita yang terjadi pada masyarakat. Permasalahan merupakan semua peristiwa, kejadian serta prilaku yang terjadi dalam masyarakat yang tidak dikehendaki oleh masyarakat tersebut.
Masalah-masalah yang terjadi dalam masyarakat bisa dipecahkan dengan mengadakan sebuah penelitian ditempat terjadinya masalah tersebut. Peneliti tidak menyelesaikan masalah yang terjadi secara langsung, hanya menjawab permasalahan yang sedang dia teliti. Biasanya penelitian yang dibuat berdasarkan permasalahan yang terjadi dalam masyarakat. Di sini masyarakat bebas memilih antara menggunakan hasil penelitian yang dibuat berdasarkan permasalahan yang tengah terjadi saat ini atau mengabaikan hasil penelitian tersebut. Jadi peneliti hanya membantu masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam masyarakat, dan masyarakatlah yang akan menentukan penyelesaian seperti apa yang nantinya akan diterapkan dalam masyarakat itu sendiri.
Meskipun sebagian besar penelitian diambil dari permasalahan yang terjadi dalam masyarakat, penelitian dibagi menjadi dua, Penelitian murni (pure research) dan penelitian terapan (applied research). Tentu ada perbedaan antara penelitian murni dan penelitian terapan yaitu hal yang melatar belakangi terciptanya sebuah penelitian. Penelitian murni dilator belakangi oleh rasa ingin tahu peneliti sedangkan penelitian terapan yaitu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat saat ini.