1. Perpektif psikodinamika (Sigmund Freud)
• Konsep tentang manusia
Manusia dikontrol dari dalam dan konflik. Dari dalam : id, ego dan super ego.
• Penyebab utama prilaku
Motiv dasar, konflik dan pertahanan diri
Konflik yang tidak terselesaikan yang disebabkan oleh rasa cemas
Contoh : saya ingin menonton TV, saya ingin belajar karena besok ujian
Ego memiliki pertahanan diri tinggi sangat banyak sehingga setiap masalah ditekan bawah sadar
Pengalaman kanak-kanak
Nb. Fixsasi : berhenti ditahap tersebut
Terlalu kikir akibat dari masa kanak-kanak (fase oral) bermasalah
• Metode yang digunakan
Observasi intensitif pada proses kepribadian pada seting klinis observasi pada orang gila (disorder).
Kesimpulan : Freud mendiskripsikan manusia negative
2. Perspektif behavioral
• Konsep tentang manusia
Manusia sebagai penggerak aktif dalam lingkungan, mempengaruhi lingkungan.
• Penyebab utama prilaku
Pengalaman belajar sebelumnya
Stimulus
Konsekuensi prilaku
• Metode yang digunakan
Studi tentang proses pembelajaran dan setting alamiah dengan penekanan pada ketepatan observasi stimulus respon
3. Perspektif humanistic
• Konsep tentang manusia
Manusia memiliki kehendak bebas dan mencari aktualisasi diri (tidak ada yang memaksa). Manusia memiliki nilai.
• Penyebab utama perilaku
Free will, choice, dorongan menuju self actualization, mencari makna keberadaan diri
• Metode yang digunakan
Observasi dan wawancara alamiah
- studi makna, nilai dan tujuan kehidupan
- konsep diri dan interaksinya dengan pikiran, emosi dan perilaku
4. perspektif kognitif
• konsep tentang manusia
manusia sebagai pemikir
• penyebab utama perilaku manusia
pikiran, antisipasi, perencanaan, persepsi, perhatian, memori
• metode yang digunakan
proses kognitif selalu dalam setting labolatorium dengan control ketat (setting labolatorium ketat)
5. Perspektif Sosio-Kultural
• Konsep tentang manusia
Manusia lekat dalam budaya
• Penyebap prilaku manusia
\kekuatan social dalam budaya sesorang dalam lingkungan sosial
• Metode yang digunakan
Eksperimen menguji respon individu terhadap stimulasi social. Studi prilaku dan proses mental dalam budaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar