Selasa, 19 Juni 2012

Cerebral Palsy


Tugas Perkembangan Masa Bayi & Kanak-kanak
•          Belajar memakan makanan padat
•          Belajar berjalan
•          Belajar berbicara
•          Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh/toilet training
•          Mempelajari perbedaan seks dan tata caranya
•          Belajar membedakan benar dan salah, mulai mengembangkan hati nurani
Anak Cerebral Palsy
•          Gangguan neurologi yang disebabkan oleh kerusakan otak
•          Erat laitannya dengan kekakuan, hambatan postural sehingga sulit bergerak
•          Dapat mengenai hambatan pada penglihatan, pendengaran, pusat bicara, kombinasi motor dan mental atau gangguan emosi
Tanda keterlambatan
•          Tidak/kurang berkembagnya mekanisme reflek : kontrol gerakan kepala, kurang lenturnya badan, gerak putar, lurus
•          Tdk terlihatnya gerakan primitif pd awal perkembangan atau justru tampak pada usia yg seharusnya telah dilewati
•          Melihat penampilan bayi saat lahir : tdk menangis, tdk mau mnyusu, tdk bergerak
•          Bentuk kepala mikro-hydrosefalus
Penyebab Cerebral Palsy
•          Prenatal :
•          Kondisi ibu yg terkena infeksi / virus-rusak dlm kandungan
•          Perilaku ibu : merokok, minum, obat keras
•          Masalah gizi/nutrisi slm hamil
•          Preeklamsia
Perinatal
•          Terkena infeksi jalan lahir : TORCH
•          Hipoksik Iskemik Ensefalopati
•          Kelahiran yg sulit
•          Asfiksia : tdk bernafas krn banyak cairan
•          Prematuritas rentan pada gangguan
•          BB rendah
•          Pendarahan otak
•          Bayi kuning
Pascanatal
•          Infeksi pd selaput atau jaringan otak
•          Kejang
•          Trauma atau benturan
PREEKLAMSIA-EKLAMSIA: KETIKA BAYI "MERACUNI" IBUNYA
-          Tekanan darah yang tiba-tiba naik pada usia kehamilan 20 minggu
-          Awas kejang pada ibu-dapat membahayakan bayi dan ibu
-          Segera menurunkan tekanan darah
Intervenasi/Penanganan Multidisiplin
•          Medis : Penyinaran, obat relaksasi otot, anti kejang, imunisasi, gizi dan makanan
•          Fisioterapi : melenturkan bagian yg kaku dan latihan pasif(gerak sendi, tengkurap, bangun, penguatan gerak, duduk,) latihan berjalan
•          Terapi wicara
•          Pendampingan keluarga : peran penting orangtua dan pengasuh
Co-Parenting
•          Dukungan : keluarga dan orangtua untuk menerima kondisi dan keterbatasan anak
•          Peran aktif ayah dan ibu dalam pengasuhan dan pengoptimalan perkembangan anak
•          Latihan terus menerus
•          Tugas perkembangan diselesaikan plus Toilet training dan table menner
•          Penanaman agama, nilai, dan moral sedini mungkin
•          Social adjustment yang diperlukan
•          Memberikan ketrampilan intrapersonal dan interpersonal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar