PERSPEKTIF KESEJARAHAN
• Minat pada anak memiliki sejarah yang panjang dan kaya
• Minat pada remaja lebih belakangan
• Minat pada orang dewasa mulai berkembang secara sungguh-sungguh pada pertengahan abad ke-20
Pandangan para filsuf mengenai hakekat anak
• Perspektif dosa asal (original sin) à abad pertengahan; anak dilihat sebagai makhluk yang buruk; tuj pengasuhan: keselamatan, diyakini untuk menjauhkan dosa dari kehidupan anak
• Perspektif tabula rasa à abad 18, John Locke; anak lahir seperti selembar kertas kosong
• Perspektif kebaikan bawaan (innate goodness) à Sean Jacquess Rousseau; anak pada dasarnya baik, didorong untuk bertumbuh alami dg pengawasan
Masa Remaja
• Sebelum abad 20 : relatif tidak terdapat pandangan yang mencemaskan masa remaja
• Awal abad 20 : G. Stanley Hall à Storm & Stress View : masa remaja ialah masa pergolakan yang penuh dengan konflik dan buaian suasana hati
• Muncul mitos : remaja = abnormal/ menyimpang
• Daniel Offer dkk (1998) remaja makhluk berkompeten, yg tidak mengalami kekacauan emosional yang dalam
Penelitian thd sampel anak-anak dari seluruh dunia
• Citra diri positif
• Remaja bergerak menuju masa dewasa dengan integrasi mereka yang sehat, gembira setiap saat, menikmati kehidupan, menghargai pekerjaan dan sekolah, memiliki perasaan positif ttg keluarga dan teman , mengekspresikan kepercayaan dalam kehidupan seksual mereka sendiri, dan yakin mereka memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan kehidupan
Perkembangan Masa Hidup
• Traditional Approach
Perkembangan à perubahan ekstrim dari lahir sampai remaja, kecil/ tanpa perubahan dalam masa dewasa, menurun pada lanjut usia
• The life-span approach
perubahan terjadi sepanjang hidup
Karakteristik Perspektif Masa Hidup
- Perkembangan adalah seumur hidup (lifelong)
- Multidimensional à biologis, kognitif, sosial
- Multidireksional à beberapa komponen dapat meningkat dalam pertumbuhan sementara komponen lain menurun
- Lentur (plastic) à kemampuan dapat ditingkatkan melalui pelatihan
- Melekat secara kesejarahan (historically embeded) à perkembangan dipengaruhi kondisi kesejarahan
- Perkembangan dipelajari sejumlah disiplin à psikolog, sosiolog, antropolog, neurosains, peneliti kesehatan, dll
- Perkembangan adalah kontekstual à individu dilihat sebagai makhluk yang sedang berubah di dalam dunia yang sedang berubah
Hakekat Perkembangan
• Biological Processes
Perubahan pada sifat fisik individu. Gen diwarisi oleh orangtua, perkembangan otak, pertambahan berat & tinggi badan, perubahan hormon pubertas, dll
• Cognitive Processes
Perubahan pemikiran, intelegensi, dan bahasa, dll
• Socioemotional Processes
perubahan relasi individu dg orang lain, perub emosi, dll
TEORI & METODE ILMIAH
TEORI
• Seperangkat gagasan
• Saling berkaitan
• Sebagai alat untuk menjelaskan data
• Membuat ramalan
• TEORI memiliki hipotesis à asumsi yang dapat diuji untuk menentukan akurasi
Contoh: teori tentang kecemasan
METODE ILMIAH à
Merupakan suatu pendekatan yang dapat digunakan untuk menemukan informasi yang akurat tentang perilaku dan perkembangan
Langkah-langkah:
• Identifikasi dan analisis masalah
• Mengumpulkan data
• Menarik kesimpulan
• Merevisi teori
TEORI-TEORI PERKEMBANGAN
• 5 perspektif teoritis utama:
1. Psikoanalitik,
2. kognitif,
3. belajar perilaku/social,
4. etologis,
5. ekologis
• Bagaimana menyikapi beragam teori?
- perkembangan masa hidup : topik kompleks
- tidak ada teori tunggal yg dpt memperhitungkan semua aspek
- masing2 teori memiliki sumbangan
- banyak teori tsb saling melengkapi – bukan kontradiktif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar