Kamis, 17 Februari 2011

TEORI PERKEMBANGAN


PERSPEKTIF KESEJARAHAN
       Minat pada anak memiliki sejarah yang panjang dan kaya
       Minat pada remaja lebih belakangan
       Minat pada orang dewasa mulai berkembang secara sungguh-sungguh pada pertengahan abad ke-20
Pandangan para filsuf mengenai hakekat anak
       Perspektif dosa asal  (original sin) à abad pertengahan; anak dilihat sebagai makhluk yang buruk; tuj pengasuhan: keselamatan, diyakini untuk menjauhkan dosa dari kehidupan anak
       Perspektif tabula rasa à abad 18, John Locke; anak lahir seperti selembar kertas kosong
       Perspektif kebaikan bawaan (innate goodness) à Sean Jacquess Rousseau; anak pada dasarnya baik, didorong untuk bertumbuh alami dg pengawasan
Masa Remaja
       Sebelum abad 20 : relatif tidak terdapat pandangan yang mencemaskan masa remaja
       Awal abad 20 : G. Stanley Hall à Storm & Stress View : masa remaja ialah masa pergolakan yang penuh dengan konflik dan buaian suasana hati
       Muncul mitos : remaja = abnormal/ menyimpang
       Daniel Offer dkk (1998) remaja makhluk berkompeten, yg tidak mengalami kekacauan emosional yang dalam
Penelitian thd sampel anak-anak dari seluruh dunia
       Citra diri positif
       Remaja bergerak menuju masa dewasa dengan integrasi mereka yang sehat, gembira setiap saat, menikmati kehidupan, menghargai pekerjaan dan sekolah, memiliki perasaan positif ttg keluarga dan teman , mengekspresikan kepercayaan dalam kehidupan seksual mereka sendiri, dan yakin mereka memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan kehidupan
Perkembangan Masa Hidup
       Traditional Approach
                Perkembangan à perubahan ekstrim dari lahir sampai remaja, kecil/ tanpa perubahan dalam masa dewasa, menurun pada lanjut usia
       The life-span approach
                perubahan terjadi sepanjang hidup
Karakteristik Perspektif Masa Hidup
  1. Perkembangan adalah seumur hidup (lifelong)
  2. Multidimensional à biologis, kognitif, sosial
  3. Multidireksional à beberapa komponen dapat meningkat dalam pertumbuhan sementara komponen lain menurun
  4. Lentur (plastic) à kemampuan dapat ditingkatkan melalui pelatihan
  5.  Melekat secara kesejarahan (historically embeded) à perkembangan dipengaruhi kondisi kesejarahan
  6.  Perkembangan dipelajari sejumlah disiplin à psikolog, sosiolog, antropolog, neurosains, peneliti kesehatan, dll
  7.  Perkembangan adalah kontekstual à individu dilihat sebagai makhluk yang sedang berubah di dalam dunia yang sedang berubah
Hakekat Perkembangan
       Biological Processes
                Perubahan pada sifat fisik individu. Gen diwarisi oleh orangtua, perkembangan otak, pertambahan berat & tinggi badan, perubahan hormon pubertas, dll
       Cognitive Processes
                Perubahan pemikiran, intelegensi, dan bahasa, dll
       Socioemotional Processes
                perubahan relasi individu dg orang lain, perub emosi, dll
TEORI & METODE ILMIAH
TEORI
       Seperangkat gagasan
       Saling berkaitan
       Sebagai alat untuk menjelaskan data
       Membuat ramalan
       TEORI memiliki hipotesis à asumsi yang dapat diuji untuk menentukan akurasi
                Contoh: teori tentang kecemasan
METODE ILMIAH à
Merupakan suatu  pendekatan yang dapat digunakan untuk menemukan informasi yang akurat tentang perilaku dan perkembangan
Langkah-langkah:
       Identifikasi dan analisis masalah
       Mengumpulkan data
       Menarik kesimpulan
       Merevisi teori
TEORI-TEORI PERKEMBANGAN
       5 perspektif teoritis utama:
1.       Psikoanalitik,
2.       kognitif,
3.       belajar perilaku/social,
4.       etologis,
5.       ekologis
       Bagaimana menyikapi beragam teori?
                - perkembangan masa hidup : topik kompleks
                - tidak ada teori tunggal yg dpt memperhitungkan  semua aspek
                - masing2 teori memiliki sumbangan
                - banyak teori tsb saling melengkapi – bukan kontradiktif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar