Rabu, 13 Agustus 2014

Refleks Bayi

REFLEKS
STIMULASI
RESPON BAYI
POLA PERKEMBANGAN
Mengejapkan Mata
Sorotan cahaya, tiupan angin
Menutup kedua mata
Permanen
Babinski
Telapak kaki diusap
Melebarkan jari kaki, memutar-mutarkan kaki
Menghilang setelah 9 bulan hingga  1 tahun
Memegang
Telapak tangan diusap
Menggenggam dengan kuat
Melemah setelah 3 bulan, menghilang setelah 1 tahun
Moro (mengejutkan)
Stimulasi tiba-tiba: contoh mendengar suara nyaring
Kaget, melengkungkan punggung, melemparkan kepala ke belakang, merentangkan lengan dan kaki serta kemudian dengan cepat menutupkannya ke pusat tubuh
Mengilang setelah 3 hingga 4 bulan
Mencari
Leher atau pinggir mulut diusap
Membalikkan kepala, membuka mulut, mulai mengisap
Menghilang setelah 3 hingg 4 bulan
Melangkah
Bayi diangkat & kaki diturunkan untuk menyentuh permukaan
Menggerakkan/ menjejakkan kaki seolah-olah berjalan
Menghilang setelah 3 hingg 4 bulan
Mengisap
Benda menyentuh mulut
Mengisap secara otomatis
Menghilang setelah 3 hingg 4 bulan
Berenang
Bayi menaruh wajah ke bawah di dalam air
Membuat gerakan-gerakan berenang yang terkoordinasi
Menghilang setelah 6 hingga 7 bulan
Leher Ditopang
Bayi ditelentangkan
Mengepalkan tinju kedua tangan dan biasanya membalikkan kepala ke kanan (kadang disebut gaya pemain anggar )
Menghilang setelah 2 bulan

Selasa, 19 Juni 2012

Perkembangan Anak Normal


Kelekatan
n  Suatu ikatan cinta kasih antara orangtua dan anak sepanjang kehidupan anak-anak
n  Lalu apa kaiatannya dengan psikopatologi ?
n  Adanya kegagalan ikatan yang seharusnya dibina hilang atau tercabut karena : perceraian, kematian, kemiskinan, dll
n  2 minggu anak memahami suara-suara manusia
n  4 minggu mengenali suara ibunya
n  Bulan ke dua adanya kontak mata
Efek kurangnya kelekatan
n  Seperation anxiety ; ibu meninggalkan anak
n  Stranger anxiety ; takut adanya orang asing
n  Kecemasan merupakan hal yang normal masih pada frekuensi yang wajar namun bila keberfungsian anak terganggu dapat dikategorikan kecemasan yang bermasalah
n  Misalnya takut orang lain nangis-wajar menjadi tidak wajar jika takut orang lain anak panas dingin atau muntah-muntah atau menolak untuk pergi ke sekolah
Pengasuhan
n  Kombinasi antara memberikan kenyamanan dan menstimulasi kemampuan anak
n  Kualitas pengasuhan akan meningkatkan kelekatan
n  Pertanyaan : mengapa kelekatan begitu penting dalam proses sosialisasi anak ?
n  Kelekatan sangat terkait dengan eksplorasi dalam lingkungannya
n  Perkembangan ttg Pengasuhan saat iniPositive parenting
n  Co Parenting
n  Pola Asuh kombinasi
n  Inti dari pengasuhan mengajari anak :
n  Percaya Diri
n  Kompeten
n  Mengenal Lingkungan Sosial dan Agama
n  Smie atau senyum
Inisiatif
n  Jika kelekatan merupakan hal terpenting pada perkembangan anak di tahun awal, maka inisiatif merupakan hal penting di tahun ke dua.
n  Adanya keingintahuan dan eksplorasi lingkungan
Perkembangan Psikososial menurut Erik Erickson
Dampak dari Inisiatif
n  Harga diri
n  Perkembangan bahasa
n  Perkembangan locus of control yang positive
n  Kepekaan diri : intrapersonal
n  Kepekaan sosial : interpersonal
n  Jika terhambat atau perkembangan inisiatif tidak berjalan dengan baik maka :?
Kontrol Diri
n  Di mulai dari segi fisiologis yang tentunya berdampak pada psikologis
n  Keterkaitan dengan hukuman – hadiah
n  Perkembangan proses kognitif anak pada sebab dan akibat
n  Pendidikan toilet training
n  Mengapa gagal dalam pembentukan kontrol diri ini?
n  Bagaimana keterkaitan kontrol diri dengan disiplin dari orang tua?
Kedisiplinan dari orang tua
n  3 jenis pengasuhan :
n  Love oriented : pujian
n  Power-oriented “ keharusan, kontrol, alasan yang tdk tepat –hanya takut pada hukuman
n  Permissive parent : anak terabaikan
Menurut anda adakah standar disiplin yang idela bagi anak atau tidak ada?
Kesadaran
n  Lahir di luar evaluasi perilaku anak
n  Adanya evaluasi yang berkaitan dengan nilai
n  Kesadaran tersidiri dari pemikiran, perasaan, perilaku-yang terkait dengan benar atau salah
Peran Gender
n  Identitas gender atau seks : laki-laki atau perempuan
n  Peran gender : bagaimana peran yang tepat bagi laki-laki atau perempuan
Agresi
n  Apa itu agresi ?
n  Marah atau tntrum , secara fisik atau verbal saja ?
n  Menejemen agresi ; orangtua apakah hangat atau tidak, model untuk kontrol diri ada atau tidak, disiplin bagaimana?
Relasi Sosial
n  Perkembangan awal masa anak : bahasa, kepekaan rasa, berbagi, merespon dengan tepat
n  Pertemanan
n  Grup/kelompok
n  Pekerjaan
n  Pemilihan waktu luang dan identitas remaja

Cerebral Palsy


Tugas Perkembangan Masa Bayi & Kanak-kanak
          Belajar memakan makanan padat
          Belajar berjalan
          Belajar berbicara
          Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh/toilet training
          Mempelajari perbedaan seks dan tata caranya
          Belajar membedakan benar dan salah, mulai mengembangkan hati nurani
Anak Cerebral Palsy
          Gangguan neurologi yang disebabkan oleh kerusakan otak
          Erat laitannya dengan kekakuan, hambatan postural sehingga sulit bergerak
          Dapat mengenai hambatan pada penglihatan, pendengaran, pusat bicara, kombinasi motor dan mental atau gangguan emosi
Tanda keterlambatan
          Tidak/kurang berkembagnya mekanisme reflek : kontrol gerakan kepala, kurang lenturnya badan, gerak putar, lurus
          Tdk terlihatnya gerakan primitif pd awal perkembangan atau justru tampak pada usia yg seharusnya telah dilewati
          Melihat penampilan bayi saat lahir : tdk menangis, tdk mau mnyusu, tdk bergerak
          Bentuk kepala mikro-hydrosefalus
Penyebab Cerebral Palsy
          Prenatal :
          Kondisi ibu yg terkena infeksi / virus-rusak dlm kandungan
          Perilaku ibu : merokok, minum, obat keras
          Masalah gizi/nutrisi slm hamil
          Preeklamsia
Perinatal
          Terkena infeksi jalan lahir : TORCH
          Hipoksik Iskemik Ensefalopati
          Kelahiran yg sulit
          Asfiksia : tdk bernafas krn banyak cairan
          Prematuritas rentan pada gangguan
          BB rendah
          Pendarahan otak
          Bayi kuning
Pascanatal
          Infeksi pd selaput atau jaringan otak
          Kejang
          Trauma atau benturan
PREEKLAMSIA-EKLAMSIA: KETIKA BAYI "MERACUNI" IBUNYA
-          Tekanan darah yang tiba-tiba naik pada usia kehamilan 20 minggu
-          Awas kejang pada ibu-dapat membahayakan bayi dan ibu
-          Segera menurunkan tekanan darah
Intervenasi/Penanganan Multidisiplin
          Medis : Penyinaran, obat relaksasi otot, anti kejang, imunisasi, gizi dan makanan
          Fisioterapi : melenturkan bagian yg kaku dan latihan pasif(gerak sendi, tengkurap, bangun, penguatan gerak, duduk,) latihan berjalan
          Terapi wicara
          Pendampingan keluarga : peran penting orangtua dan pengasuh
Co-Parenting
          Dukungan : keluarga dan orangtua untuk menerima kondisi dan keterbatasan anak
          Peran aktif ayah dan ibu dalam pengasuhan dan pengoptimalan perkembangan anak
          Latihan terus menerus
          Tugas perkembangan diselesaikan plus Toilet training dan table menner
          Penanaman agama, nilai, dan moral sedini mungkin
          Social adjustment yang diperlukan
          Memberikan ketrampilan intrapersonal dan interpersonal

Minggu, 03 Juni 2012

Coba Voucher diskon dari Diskon.com (hehehe irit oeeyy..)

Pusing mikirin kuliah, banyak tugas, banyak praktikum juga harus banyak baca buku #males. Numpang posting pengalaman pribadi ni! gak papa to sekali-sekali. Pas aku lagi ya biasa kawan yang semoga jiwanya selalu sehat dan semakin sehat, bikin laporan praktikum inventori, temen-temen dapet kan?? fighting!! Pas mau ngirim laporan ke e-mail mbak asisten praktikum ku, ternyata ada e-mail masuk ntah tanggal berapa, dari promodiskon tentang lomba blog review. Iseng buka baca tu syarat dan ketentuan. Awalnya nggak tertarik, karena males ribet ini ribet itu, tapi setelah liat diskon-diskon yang ada yang ditawarkan oleh diskon.com, malah tertarik mencoba ikut ambil voucher. Ih, Waw!! setelah tak buka tak liat tak telusuri banyak diskon yang ditawarkan mulai dari kuliner (seneng lumayan to anak kos, hehehe murah!! ngirit), Fashion, Kerajinan budaya, kesehatan, perawatan sampai tempat weekend sama pacar juga ada diskonnya bahkan juga elektronik (nggak nyangka, buk. semua ada). Liat di atas sebelah kiri juga ada kota-kota lain, bayangkan gitu loh, kalau ada rencana mau liburan atau weekend jumat, sabtu, minggu melancong atau sekedar maen ngunjungi temen SMA lumayan menghemat kantong.
mencoba membaca cara kerjanya mendapatkan voucher cukup mudah, hanya via bank transfer, bank yang ada pun juga bank yang sering digunakan ama anak-anak kuliahan juga masyarakat secara umum. kemudian tinggal memberikan kode voucher via e-mail atau sms, mudah to. Abis itu tinggal ambil voucher yang kita beli ke mercant diskon.com kawan.
Kemaren saya nyoba yang ke Taman Pelangi ya kalau di itung-itung sih lumayan bisa buat beli makan seporsi. Ga rugi ternyata, meski iseng-iseng namun banyak manfaat, manfaatnya sih jelas rupiah yang dikeluarkan sedikit. Wahana di Taman Pelangi sangat disayangkan kalau tidak mencobanya satu persatu, juga bagus lo buat foto tempatnya, banyak lampu, berwarna-warni yang bisa naikin "mut" kita, Sob.




Mungkin mau nyoba yang kanna Cafe ah, lumayan bisa nongkrong sambil sruput-sruput kopi. tempatnya juga nggak jauh dan mudah dituju, berada sekitar depan UNY. Lumayang, diskon 50%. bisa hemat banget tuh sob, coba deh, sapa tau tempat nongkrong, tempat weekend, atau tempat langganan perawatanmu ada juga di diskon.com. coba sok kunjungi diskon.com


Rabu, 11 Januari 2012

Deskripsi Ketrampilan Konselor


Deskripsi Ketrampilan Konselor


Ketrampilan

Deskripsi
Tujuan dan Hasil yang
Diharapkan
Bertanya
Menanyakan dengan pertanyaan terbuka, memberi kesempatan anggota untuk melakukan eksplorasi tentang ”apa” dan  “ bagaimana” suatu perilaku terjadi.
Untuk menimbulkan diskusi lebih lanjut, memperoleh informasi, menstimulasi pikiran, meningkatkan kejelasan menimbulkan eksplorasi diri lebih lanjut.
Memperjelas
Menanyakan kembali pada klien atas apa yang dikemukakan
Menghindari adanya perbedaan persepsi antara klien dan konselor
Mendengarkan aktif
Kemampuan verbal dan nonverbal dalam berkomunikasi tanpa melakukan penilaian atau evaluasi
Untuk mendorong kepercayaan, penyingkapan diri dan eksplorasi klien.

Memberikan empati
Menempatkan diri dalam pikiran dan perasaan klien, seolah-olah mampu merasakan emosi yang dialaminya dengan cara mengkomunikasikan pemahaman atas perasaan klien.
Membantu menumbuhkan perasaan positif terhadap diri, kesadaran diri, penerimaan diri dan konsep dirinya.
Merefleksi perasaan
Mengekspresikan/menyatakan  secara verbal apa yang dirasakan klien dengan kata yang lebih tepat
Menumbuhkan rasa aman dan tidak takut untuk mengekspresikan diri-emosinya
Menyatakan kembali
Menyatakan dengan kalimat yang berbeda apa yang telah dikemukakan klien dengan maksud untuk menjelaskan.
Untuk mengetahui apakah konselor mengerti dengan benar pernyataan klien untuk memberikan dukungan dan klarifikasi.
Menerangkan
Memberikan informasi berbagai hal yang diperlukan klien
Meningkatkan pemahaman klien atas hal-hal yang terkait dengan masalah yang dihadapi (mis.kaitan psikis dan gangguan fisik)
Meringkas
Merangkum elemen-elemen penting selama interaksi atau sesi konseling
Untuk menghindari perpecahan dan memberikan arah pada sesi konseling; untuk memberikan kesinambungan dan makna.
Menginterpretasi
Memberikan penjelasan terhadap berbagai perilaku, perasaan dan pikiran klien
Untuk mendorong eksplorasi diri yang lebih mendalam; memberikan perspektif baru untuk pertimbangan dan pemahaman perilaku seseorang.
Mengkonfrontasi
“Menantang” klien untuk melihat ketidakselarasan antara kata-kata yang diucapkan (verbal) dengan tindakan/ bahasa tubuh/nonverbal  dan; menunjukan informasi atau pesan yang saling bertentangan.
Untuk mendorong kejujuran dalam eksplorasi diri; meningkatkan penggunaan potensi; menumbuhkan kesadaran terhadap pertentangan diri.
Menasehati
Memberikan nasehat  berupa masukan atau jalan keluar
Untuk memberikan beberapa alternatif  jalan keluar atas masalah yang dihadapi
Mendukung
Memberikan dukungan psikologis terhadap  apa yang yang dialaminya
Membantu klien menghadapi realitas dengan objektif, kesabaran dan keteguhan

Memberikan umpan balik

Mengekspresikan reaksi yang kongkret dan jujur berdasarkan pengamatan terhadap perilaku anggota

Untuk memberikan pandangan dari orang lain terhadap bagaimana penampilan seseorang; untuk meningkatkan kesadaran diri klien.
Memfasilitasi
Membuka komunikasi yang jelas dan langsung membantu klien meningkatkan tanggung jawabnya.
Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi di antara para anggota; membantu anggota mencapai tujuan mereka masing-masing dalam kelompok.
Memberikan sugesti
Menyediakan saran dan informasi, arahan dan ide-ide perlaku baru
Untuk membantu anggota mengembangkan alternatif cara berfikir dan bertindak.
Memberikan kesempatan penyingkapan diri
Menyatakan reaksi pada kejadian disini dan saat ini  (here & now) di dalam kelompok
Untuk memfasilitasi interaksi dalam kelompok yang lebih mendalam; menciptakan kepercayaan; memberikan contoh cara-cara membuat seseorang memahami orang lain.
Memberikan contoh
Mendemonstrasikan perilaku yang diinginkan melalui tindakan kongkret
Untuk memberikan contoh perilaku yang diinginkan; untuk memberikan semangat pada anggota untuk mengembangkan potensi mereka secara penuh.
(sumber ; Sofia Retnowati, lampiran bahan pelatihan Konseling)