|
REFLEKS
|
STIMULASI
|
RESPON BAYI
|
POLA PERKEMBANGAN
|
|
Mengejapkan Mata
|
Sorotan cahaya, tiupan angin
|
Menutup kedua mata
|
Permanen
|
|
Babinski
|
Telapak kaki diusap
|
Melebarkan jari kaki, memutar-mutarkan kaki
|
Menghilang setelah 9 bulan hingga 1 tahun
|
|
Memegang
|
Telapak tangan diusap
|
Menggenggam dengan kuat
|
Melemah setelah 3 bulan, menghilang setelah 1 tahun
|
|
Moro (mengejutkan)
|
Stimulasi tiba-tiba: contoh mendengar suara nyaring
|
Kaget, melengkungkan punggung, melemparkan kepala ke
belakang, merentangkan lengan dan kaki serta kemudian dengan cepat
menutupkannya ke pusat tubuh
|
Mengilang setelah 3 hingga 4 bulan
|
|
Mencari
|
Leher atau pinggir mulut diusap
|
Membalikkan kepala, membuka mulut, mulai mengisap
|
Menghilang setelah 3 hingg 4 bulan
|
|
Melangkah
|
Bayi diangkat & kaki diturunkan untuk menyentuh
permukaan
|
Menggerakkan/ menjejakkan kaki seolah-olah berjalan
|
Menghilang setelah 3 hingg 4 bulan
|
|
Mengisap
|
Benda menyentuh mulut
|
Mengisap secara otomatis
|
Menghilang setelah 3 hingg 4 bulan
|
|
Berenang
|
Bayi menaruh wajah ke bawah di dalam air
|
Membuat gerakan-gerakan berenang yang terkoordinasi
|
Menghilang setelah 6 hingga 7 bulan
|
|
Leher Ditopang
|
Bayi ditelentangkan
|
Mengepalkan tinju kedua tangan dan biasanya
membalikkan kepala ke kanan (kadang disebut gaya pemain anggar )
|
Menghilang setelah 2 bulan
|
Rabu, 13 Agustus 2014
Refleks Bayi
Selasa, 19 Juni 2012
Perkembangan Anak Normal
Kelekatan
n Suatu
ikatan cinta kasih antara orangtua dan anak sepanjang kehidupan anak-anak
n Lalu
apa kaiatannya dengan psikopatologi ?
n Adanya
kegagalan ikatan yang seharusnya dibina hilang atau tercabut karena :
perceraian, kematian, kemiskinan, dll
n 2
minggu anak memahami suara-suara manusia
n 4
minggu mengenali suara ibunya
n Bulan
ke dua adanya kontak mata
Efek kurangnya kelekatan
n Seperation
anxiety ; ibu meninggalkan anak
n Stranger
anxiety ; takut adanya orang asing
n Kecemasan
merupakan hal yang normal masih pada frekuensi yang wajar namun bila keberfungsian
anak terganggu dapat dikategorikan kecemasan yang bermasalah
n Misalnya
takut orang lain nangis-wajar menjadi tidak wajar jika takut orang lain anak
panas dingin atau muntah-muntah atau menolak untuk pergi ke sekolah
Pengasuhan
n Kombinasi
antara memberikan kenyamanan dan menstimulasi kemampuan anak
n Kualitas
pengasuhan akan meningkatkan kelekatan
n Pertanyaan
: mengapa kelekatan begitu penting dalam proses sosialisasi anak ?
n Kelekatan
sangat terkait dengan eksplorasi dalam lingkungannya
n
Perkembangan
ttg Pengasuhan saat iniPositive parenting
n
Co
Parenting
n
Pola
Asuh kombinasi
n
Inti
dari pengasuhan mengajari anak :
n
Percaya
Diri
n
Kompeten
n
Mengenal
Lingkungan Sosial dan Agama
n
Smie
atau senyum
Inisiatif
n Jika
kelekatan merupakan hal terpenting pada perkembangan anak di tahun awal, maka
inisiatif merupakan hal penting di tahun ke dua.
n Adanya
keingintahuan dan eksplorasi lingkungan
Perkembangan Psikososial menurut Erik Erickson
Dampak dari Inisiatif
n Harga
diri
n Perkembangan
bahasa
n Perkembangan
locus of control yang positive
n Kepekaan
diri : intrapersonal
n Kepekaan
sosial : interpersonal
n Jika
terhambat atau perkembangan inisiatif tidak berjalan dengan baik maka :?
Kontrol Diri
n Di
mulai dari segi fisiologis yang tentunya berdampak pada psikologis
n Keterkaitan
dengan hukuman – hadiah
n Perkembangan
proses kognitif anak pada sebab dan akibat
n Pendidikan
toilet training
n Mengapa
gagal dalam pembentukan kontrol diri ini?
n Bagaimana
keterkaitan kontrol diri dengan disiplin dari orang tua?
Kedisiplinan dari orang tua
n 3
jenis pengasuhan :
n Love
oriented : pujian
n Power-oriented
“ keharusan, kontrol, alasan yang tdk tepat –hanya takut pada hukuman
n Permissive
parent : anak terabaikan
Menurut anda adakah standar disiplin yang idela bagi anak
atau tidak ada?
Kesadaran
n Lahir
di luar evaluasi perilaku anak
n Adanya
evaluasi yang berkaitan dengan nilai
n Kesadaran
tersidiri dari pemikiran, perasaan, perilaku-yang terkait dengan benar atau
salah
Peran Gender
n Identitas
gender atau seks : laki-laki atau perempuan
n Peran
gender : bagaimana peran yang tepat bagi laki-laki atau perempuan
Agresi
n Apa
itu agresi ?
n Marah
atau tntrum , secara fisik atau verbal saja ?
n Menejemen
agresi ; orangtua apakah hangat atau tidak, model untuk kontrol diri ada atau
tidak, disiplin bagaimana?
Relasi Sosial
n Perkembangan
awal masa anak : bahasa, kepekaan rasa, berbagi, merespon dengan tepat
n Pertemanan
n Grup/kelompok
n Pekerjaan
n Pemilihan
waktu luang dan identitas remaja
Cerebral Palsy
Tugas Perkembangan Masa Bayi &
Kanak-kanak
•
Belajar memakan makanan padat
•
Belajar berjalan
•
Belajar berbicara
•
Belajar mengendalikan pembuangan kotoran
tubuh/toilet training
•
Mempelajari perbedaan seks dan tata caranya
•
Belajar membedakan benar dan salah, mulai
mengembangkan hati nurani
Anak Cerebral Palsy
•
Gangguan neurologi yang disebabkan oleh
kerusakan otak
•
Erat laitannya dengan kekakuan, hambatan
postural sehingga sulit bergerak
•
Dapat mengenai hambatan pada penglihatan,
pendengaran, pusat bicara, kombinasi motor dan mental atau gangguan emosi
Tanda keterlambatan
•
Tidak/kurang berkembagnya mekanisme reflek :
kontrol gerakan kepala, kurang lenturnya badan, gerak putar, lurus
•
Tdk terlihatnya gerakan primitif pd awal
perkembangan atau justru tampak pada usia yg seharusnya telah dilewati
•
Melihat penampilan bayi saat lahir : tdk
menangis, tdk mau mnyusu, tdk bergerak
•
Bentuk kepala mikro-hydrosefalus
Penyebab Cerebral Palsy
•
Prenatal :
•
Kondisi ibu yg terkena infeksi / virus-rusak dlm kandungan
•
Perilaku ibu : merokok, minum, obat keras
•
Masalah gizi/nutrisi slm hamil
•
Preeklamsia
Perinatal
•
Terkena infeksi jalan lahir : TORCH
•
Hipoksik Iskemik Ensefalopati
•
Kelahiran yg sulit
•
Asfiksia : tdk bernafas krn banyak cairan
•
Prematuritas rentan pada gangguan
•
BB rendah
•
Pendarahan otak
•
Bayi kuning
Pascanatal
•
Infeksi pd selaput atau jaringan otak
•
Kejang
•
Trauma atau benturan
PREEKLAMSIA-EKLAMSIA:
KETIKA BAYI "MERACUNI" IBUNYA
-
Tekanan
darah yang tiba-tiba naik pada usia kehamilan 20 minggu
-
Awas
kejang pada ibu-dapat membahayakan bayi dan ibu
-
Segera
menurunkan tekanan darah
Intervenasi/Penanganan Multidisiplin
•
Medis : Penyinaran, obat relaksasi otot, anti kejang,
imunisasi, gizi dan makanan
•
Fisioterapi : melenturkan bagian yg kaku dan
latihan pasif(gerak sendi, tengkurap, bangun, penguatan gerak, duduk,) latihan
berjalan
•
Terapi wicara
•
Pendampingan keluarga : peran penting orangtua
dan pengasuh
Co-Parenting
•
Dukungan : keluarga dan orangtua untuk menerima
kondisi dan keterbatasan anak
•
Peran
aktif ayah dan ibu dalam pengasuhan dan pengoptimalan perkembangan anak
•
Latihan terus menerus
•
Tugas perkembangan diselesaikan plus Toilet
training dan table menner
•
Penanaman agama, nilai, dan moral sedini mungkin
•
Social adjustment yang diperlukan
•
Memberikan ketrampilan intrapersonal dan
interpersonal
Minggu, 03 Juni 2012
Coba Voucher diskon dari Diskon.com (hehehe irit oeeyy..)
Pusing mikirin kuliah, banyak tugas, banyak praktikum juga
harus banyak baca buku #males. Numpang posting pengalaman pribadi ni! gak papa
to sekali-sekali. Pas aku lagi ya biasa kawan yang semoga jiwanya selalu sehat
dan semakin sehat, bikin laporan praktikum inventori, temen-temen dapet kan??
fighting!! Pas mau ngirim laporan ke e-mail mbak asisten praktikum ku, ternyata
ada e-mail masuk ntah tanggal berapa, dari promodiskon tentang lomba blog
review. Iseng buka baca tu syarat dan ketentuan. Awalnya nggak tertarik, karena
males ribet ini ribet itu, tapi setelah liat diskon-diskon yang ada yang
ditawarkan oleh diskon.com, malah tertarik mencoba ikut ambil voucher. Ih,
Waw!! setelah tak buka tak liat tak telusuri banyak diskon yang ditawarkan
mulai dari kuliner (seneng lumayan to anak kos, hehehe murah!! ngirit),
Fashion, Kerajinan budaya, kesehatan, perawatan sampai tempat weekend sama
pacar juga ada diskonnya bahkan juga elektronik (nggak nyangka, buk. semua
ada). Liat di atas sebelah kiri juga ada kota-kota lain, bayangkan gitu loh,
kalau ada rencana mau liburan atau weekend jumat, sabtu, minggu melancong atau
sekedar maen ngunjungi temen SMA lumayan menghemat kantong.
mencoba membaca cara kerjanya mendapatkan voucher cukup
mudah, hanya via bank transfer, bank yang ada pun juga bank yang sering
digunakan ama anak-anak kuliahan juga masyarakat secara umum. kemudian tinggal
memberikan kode voucher via e-mail atau sms, mudah to. Abis itu tinggal ambil
voucher yang kita beli ke mercant diskon.com kawan.
Kemaren saya nyoba yang ke Taman Pelangi ya kalau di
itung-itung sih lumayan bisa buat beli makan seporsi. Ga rugi ternyata, meski
iseng-iseng namun banyak manfaat, manfaatnya sih jelas rupiah yang dikeluarkan
sedikit. Wahana di Taman Pelangi sangat disayangkan kalau tidak mencobanya satu
persatu, juga bagus lo buat foto tempatnya, banyak lampu, berwarna-warni yang
bisa naikin "mut" kita, Sob.
Mungkin mau nyoba yang kanna Cafe ah, lumayan bisa nongkrong
sambil sruput-sruput kopi. tempatnya juga nggak jauh dan mudah dituju, berada
sekitar depan UNY. Lumayang, diskon 50%. bisa hemat banget tuh sob, coba deh,
sapa tau tempat nongkrong, tempat weekend, atau tempat langganan perawatanmu
ada juga di diskon.com. coba sok kunjungi diskon.com
Rabu, 11 Januari 2012
Deskripsi Ketrampilan Konselor
Deskripsi
Ketrampilan Konselor
|
Ketrampilan
|
Deskripsi
|
Tujuan dan Hasil yang
Diharapkan
|
|
Bertanya
|
Menanyakan dengan pertanyaan
terbuka, memberi kesempatan anggota untuk melakukan eksplorasi tentang ”apa”
dan “ bagaimana” suatu perilaku terjadi.
|
Untuk menimbulkan diskusi lebih
lanjut, memperoleh informasi, menstimulasi pikiran, meningkatkan kejelasan
menimbulkan eksplorasi diri lebih lanjut.
|
|
Memperjelas
|
Menanyakan kembali pada klien atas apa yang dikemukakan
|
Menghindari adanya perbedaan persepsi antara klien dan konselor
|
|
Mendengarkan aktif
|
Kemampuan verbal dan nonverbal dalam berkomunikasi tanpa melakukan
penilaian atau evaluasi
|
Untuk mendorong kepercayaan, penyingkapan diri dan eksplorasi klien.
|
|
Memberikan empati
|
Menempatkan diri dalam pikiran
dan perasaan klien, seolah-olah mampu merasakan emosi yang dialaminya dengan
cara mengkomunikasikan pemahaman atas perasaan klien.
|
Membantu menumbuhkan perasaan
positif terhadap diri, kesadaran diri, penerimaan diri dan konsep dirinya.
|
|
Merefleksi perasaan
|
Mengekspresikan/menyatakan secara verbal apa yang dirasakan klien
dengan kata yang lebih tepat
|
Menumbuhkan rasa aman dan tidak
takut untuk mengekspresikan diri-emosinya
|
|
Menyatakan kembali
|
Menyatakan dengan kalimat yang
berbeda apa yang telah dikemukakan klien dengan maksud untuk menjelaskan.
|
Untuk mengetahui apakah
konselor mengerti dengan benar pernyataan klien untuk memberikan dukungan dan
klarifikasi.
|
|
Menerangkan
|
Memberikan informasi berbagai hal yang diperlukan klien
|
Meningkatkan pemahaman klien atas hal-hal yang terkait dengan masalah
yang dihadapi (mis.kaitan psikis dan gangguan fisik)
|
|
Meringkas
|
Merangkum elemen-elemen penting selama interaksi atau sesi konseling
|
Untuk menghindari perpecahan dan memberikan arah pada sesi konseling;
untuk memberikan kesinambungan dan makna.
|
|
Menginterpretasi
|
Memberikan penjelasan terhadap berbagai perilaku, perasaan dan pikiran
klien
|
Untuk mendorong eksplorasi diri yang lebih mendalam; memberikan
perspektif baru untuk pertimbangan dan pemahaman perilaku seseorang.
|
|
Mengkonfrontasi
|
“Menantang” klien untuk melihat
ketidakselarasan antara kata-kata yang diucapkan (verbal) dengan tindakan/
bahasa tubuh/nonverbal dan; menunjukan
informasi atau pesan yang saling bertentangan.
|
Untuk mendorong kejujuran dalam eksplorasi diri; meningkatkan penggunaan
potensi; menumbuhkan kesadaran terhadap pertentangan diri.
|
|
Menasehati
|
Memberikan nasehat berupa masukan
atau jalan keluar
|
Untuk memberikan beberapa alternatif
jalan keluar atas masalah yang dihadapi
|
|
Mendukung
|
Memberikan dukungan psikologis
terhadap apa yang yang dialaminya
|
Membantu klien menghadapi realitas dengan objektif, kesabaran dan
keteguhan
|
|
Memberikan umpan balik
|
Mengekspresikan reaksi yang
kongkret dan jujur berdasarkan pengamatan terhadap perilaku anggota
|
Untuk memberikan pandangan dari orang lain terhadap bagaimana penampilan
seseorang; untuk meningkatkan kesadaran diri klien.
|
|
Memfasilitasi
|
Membuka komunikasi yang jelas
dan langsung membantu klien meningkatkan tanggung jawabnya.
|
Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi di antara para anggota;
membantu anggota mencapai tujuan mereka masing-masing dalam kelompok.
|
|
Memberikan sugesti
|
Menyediakan saran dan informasi, arahan dan ide-ide perlaku baru
|
Untuk membantu anggota mengembangkan alternatif cara berfikir dan
bertindak.
|
|
Memberikan kesempatan
penyingkapan diri
|
Menyatakan reaksi pada kejadian disini dan saat ini (here & now) di dalam kelompok
|
Untuk memfasilitasi interaksi dalam kelompok yang lebih mendalam; menciptakan
kepercayaan; memberikan contoh cara-cara membuat seseorang memahami orang
lain.
|
|
Memberikan contoh
|
Mendemonstrasikan perilaku yang diinginkan melalui tindakan kongkret
|
Untuk memberikan contoh perilaku yang diinginkan; untuk memberikan
semangat pada anggota untuk mengembangkan potensi mereka secara penuh.
|
(sumber ; Sofia Retnowati, lampiran bahan pelatihan Konseling)
Langganan:
Postingan (Atom)





